Seseorang itu telah meramaikan hidupku.
seseorang itu telah mengacak ngacak hidupku.
Dia telah membuat aku tidak bisa kosentrasi belajar.
Dan dia telah membuat aku tersenyum senyum seperti orang gila.
Tapi ketika dia ada, aku menjadi lebih semangat.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, aku merasa bahagia.
Untuk pertama kalinya dalam hidup, aku merasa sakit.
Masih jelas ketika dia datang dan memintaku membantu mengerjakan tugas B. Inggrisnya.
Kertas Bahasa Inggris itu masih ada dan masih aku simpan.
Masih jelas ketika aku bertengkar dengannya,
Masih Jelas dalam ingatanku ketika aku membanting helm itu,
Dan masih jelas pula ketika akhirnya aku memukulnya di dalam mall di depan banyak orang.
Sejujurnya,Aku merindukannya.
sejujurnya, aku ingin mengulang waktu waktu itu bersamanya.
Sempat sekali waktu aku berpikir, akankah aku bisa selamanya seperti ini?
Sekali waktu aku berpikir, Bagaimana Ketika dia sudah lulus?
Bagaimana ketika aku sudah lulus?
Akankah aku dan dia masih bersama?
Aku sadar, aku takut kehilangannya.
Seseorang yang telah meramaikan hidupku.
Aku merindukan ketika dia merajuk.
aku merindukan waktu bersamanya
Aku merindukan senyum dan sms nya.
aku merindukan berantem lagi bersamanya.
Hidup ini selalu datang dan pergi.
Begitu pula dengannya.
Dia meninggalkanku.
Namun Kenangan itu selalu ada di ingatanku.
Dan,
Kenangan tentangnya menari kembali di pikiranku.
seperti sebuah film yang terputar ulang, dari awal hingga akhir.
Kadang,
Sesekali aku berharap ini adalah mimpi, dan ketika terbangun, aku akan mendapati pesan darinya.
Dialah alasan kenapa aku nggak pernah ingin dewasa.
Aku ingin menjadi aku yang saat itu.
Aku yang menikmati hidupku pada saat itu.
Karena aku selalu ingin bersamanya.
Aku ingin bisa bercerita setiap saat.
Ingin kembali menangis bersamanya.
Ingin melakukan hal hal bodoh lagi bersamanya.
Ingin menyiapkan dan memberikan kejutan kecil untuknya.
Dengan penuh keceriaan tanpa beban.
Demi melihat dia tersenyum, dan memperlihatkan kawat giginya :)
Namun hari ini, adalah hari dimana aku harus mengikhlaskannya,
Membiarkan dirinya pergi..
Membiarkan dirinya dewasa, dan membiarkan diriku dewasa.
Aku menyadari,hidup dalam kenangan takkan merubah segalanya.
Cukup melihat dia tersenyum, mungkin sudah cukup.
Semoga apapun yang terjadi,
Walaupun kita sudah tua dan hidup masing masing.
Jiwa itu akan tetap ada.
Dan kenangan kenangan itu akan tetap hidup.
Aku mencintainya.
Aku Cinta Dia.
Namun aku sadari, itu hanya sebuah kenangan.
Dan hari ini aku akan menemuinya.
Mengikhlaskannya dan membuka lembar baru.
...
I'll keep the past as a sweet memories.
And I Hope Someday, I Can Smile When I Remember It One Day :)
I Realized This is a Circle of life.
A Hello, And Then A Goodbye.
But The Memories Will Always Here, In My Mind And In My Heart.
I Wont Try To Forget It Anymore.
I Wont Try To Erase it anymore.
I'll let it live in my heart
The Sweet Memories One..
"Thanks For The Great Adventure, Lets Start The New One - UP The Movie"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2 komentar:
Hmmmm, ini masih yang dulu itu??? Ga papa, masih banyak lelaki lain di dunia ini... Ato mau sama cici' waitress di Starbuck Amplaz itu???? Aku sudah dapet namanya loh! wkwkwkwkwk
iyah masih yang dulu, its hard to move on :((
Posting Komentar